setting mikrotik dasar
SETTING MIKROTIK
Assalamualaikum Wr. Wb.
perkenalkan saya Abdul Aziz Romadoni akan memberikan
sedikit ilmu tentang setting Router mikrotik, mulai dari awal menambahkan ip
address, sampai bisa terhubung ke internet, dengan beberapa gambarnya
untuk bisa terhubung kesuatu tempat kita tentu
memerlukan penghubung, dan disini kita untuk menghubungkan komputer/pc agar
terhubung ke Router mikrotik tentu juga membutuhkan penghubung yaitu kabel
LAN/UTP, dan kabel yang kita gunakan disini adalah kabel straight.
A. Mensetting 1 satu Router
1. Siapkan kabel utp straight, hubungkan antara laptop
dengan Router /mikrotik
2. Lalu buka aplikasi winbox, dan masuk menggunakan mac
address yang keluar di tampilan winbox, dengan syarat laptop/pc sudaah
terhubung dengan Router mikrotik
3. Setelah masuk pada winboox, kita akan ditawwarkan
konfigrasi dari mikrotik kita, pilih remove configuration untuk dapat mengatur
ulang Router mikrotik
4. Lalu buka menu interfaces pada mikrotik untuk
mensetting interfaces yang akan kita pakai
5. Tambahkan interfaces Virtual Lan(Vlan) dengan cara
klik tanda (+) lalu pilih Vlan, akan muncul tampilan seperti dibawah
6. Lalu tambahkan ip address internet dengan klik ip,
lalu addresses, pilih tanda (+) untuk menambahkan ip nya, maka akan adaa
tmapilan seperti dibawah ini
7. Lalu masukkan gateway dengan cara pilih menu IP, klik
menu routes lalu pilih tanda (+) lalu
masukkan gateway nya, maka tampilanya akan seperti dibawah ini
8. Setelah itu tambahkan ip untuk client, dengan cara
yang sama sepperti cara menambahkan ip diatas, tetapi ditempatkan di ether lain
selain ether sebelumnya
9. Dan jangan lupa
tambahkan gateway nya untuk client
10. Setelah itu kita setting DNS, dengan cara klik menu ip
pilih DNS lalu pilih kotak server, setelah itu masukkan DNS nya, jika ingin
memberikan 2 DNS, decamping kotak server terdapat bentuk segitiga keatas dan
kebawah, pilih yang kebawah, lalu tambahkan DNS yang kedua. Seperti dibawah ini
11. Setelah itu kita setting firewall pada winbox, dengan
cara klik menu lalu pilih firewall, setelah itu diatas akan ada pilihan, pilih
NAT, dan klik tanda (+), lalu pada kotak src address, masukan ip yang akan di
NAT kan
12. Lalu pidah ke menu yang ada diatas ke menu action,
pilih masquerade, seperti gambar dibawah ini
13. Setelah itu mauk ke new terminal untuk ping ip dan
DNS, untuk memastiksn apakah sudah terhubung semua
14. Jika sudah terhubung semua, kita tinggal memberikan ip
pada laptop/pc yang kita jadikan client
15. Setelah itu kita ping ip server dan DNS pada laptop/PC
client
Setelahitu kita
akan mensetting topologi selanjutnya dengan gambar seperti dibawah ini
Dengan langkah langkah berikut ini:
1. Masuk ke
mikrotik dengan winbox menggunakan mac address, setelah itu masukkan VLAN ID
yang diberikan ISP, dengan cara klik menu interfaces, lalu klik tanda(+)
pilih Vlan, tambahkan Vlan id dan letakan di ether yang akan diberikan kabel
internet
2. Setelah itu masukkan IP yang diberikan
ISP pada ether yang telah diberi Vlan, dengan cara klik menu Ip lalu pilih address, klik (+), masukkan Ip pada kolom Address, pilih Interface Vlan
3. Masukkan juga ip yang akan digunakan oleh routerr
mikrotik 2 pada ether selain ether yang telah dipilih sebelumnya dengan cara
yang sama pada penambahan ip sebelumnya
4. Selanjutnya adalah pemberian gateway pada router 1,
dengan cara klik menu ip, lalu routes setelah itu klik tanda (+) dan masukan
gateway pada kolom gateway
5. Jika langkah diatas telah selesai, lanjut kelangkah
selanjutnya yaitu pemberian DNS pada Router1 dengan cara klikk menu ip lalu
pilih DNS dan setelah itu masukan DNS pada kolom server, beri tanda ceklis
disamping “allow remote requests”
6.
Langkah terakhir
yaitu memberikan hak akses pada router 2 dengan cara meng NAT kan ipnya dengan
cara klik ip lalu pilih Firewall, klik menu NAT setelah itu
pilih (+) masukkan network ip Router 2, pada kolom Src. Address
Lalu klik
Action>pilih masquerade
Setelah itu kita
setting router 2, langkah langkahnya hampir sama dengan setting pada router 1,
hanya saja yang perlu diubah yaitu ether 1&2, dan tidak ada Vlan pada
router mikrotik 2, dan setting NAT ip yang dimasukkan di router 2 adalah ip
milik client. Semua ip dapat dilihat pada gambar topologi yang tertera diatas
Setelah itu kita akan mensetting topologi
selanjutnya dengan gambar seperti dibawah ini
Dengan
langkah langkah berikut ini:
7. Masuk ke mikrotik dengan winbox menggunakan mac address, setelah itu
masukkan VLAN ID yang diberikan ISP, dengan cara klik menu interfaces, lalu
klik tanda(+) pilih Vlan, tambahkan Vlan id dan letakan di ether yang akan
diberikan kabel internet
8.
Setelah
itu masukkan IP yang diberikan ISP pada ether yang telah diberi Vlan, dengan cara klik
menu Ip lalu pilih address, klik (+), masukkan Ip pada kolom
Address, pilih Interface Vlan
9. Masukkan
juga ip yang akan digunakan oleh routerr mikrotik 2,3, dan 4 pada ether selain
ether yang telah dipilih sebelumnya dengan cara yang sama pada penambahan ip
sebelumnya
10. Selanjutnya
adalah pemberian gateway pada router 1, dengan cara klik menu ip, lalu routes
setelah itu klik tanda (+) dan masukan gateway pada kolom gateway
11. Jika langkah
diatas telah selesai, lanjut kelangkah selanjutnya yaitu pemberian DNS pada
Router1 dengan cara klikk menu ip lalu pilih DNS dan setelah itu masukan DNS
pada kolom server, beri tanda ceklis disamping “allow remote requests”
``2. Langkah terakhir yaitu memberikan hak akses
pada router 2 dengan cara meng NAT kan ipnya dengan cara klik ip lalu pilih Firewall, klik menu NAT setelah itu pilih (+) masukkan network ip Router 2,3, dan 4 yaitu pada kolom Src. Address
Dan jangan
lupa pilih masquerade pada setiap kali mengeNATkan ip dengan cara klik Action>pilih masquerade

Setelah itu kita akan mensetting client
nya, ikuti langkah langkah berikut:
1. Masuk ke mikrotik client dengan winbox menggunakan mac
address
2.
Setelah
itu masukkan IP yang diberikan router 1 pada ether yang telah diberi, dengan cara klik menu Ip lalu pilih address, klik (+), masukkan Ip pada kolom
Address, pilih Interface yang menghubungkan ke mikrotik kabel server
3. Masukkan juga
ip yang akan digunakan oleh router mikrotik 2 pada ether selain ether yang
telah dipilih sebelumnya dengan cara yang sama pada penambahan ip sebelumnya
4. Selanjutnya
adalah pemberian gateway pada router 1, dengan cara klik menu ip, lalu routes
setelah itu klik tanda (+) dan masukan gateway pada kolom gateway
5. Setelah
gateway pada ether 1, masukan gateway milik ether 2 dengan cara yang sama
6. Jika langkah
diatas telah selesai, lanjut kelangkah selanjutnya yaitu pemberian DNS pada
Router1 dengan cara klikk menu ip lalu pilih DNS dan setelah itu masukan DNS
pada kolom server, beri tanda ceklis disamping “allow remote requests”
Demikian pembahasan
tentang mikrotik, kurang lebihnya saya minta maaf, karena saya juga masih belajar membuat blog.
Wassalamualaikum Wr.
Wb.


































Komentar
Posting Komentar